oleh dr. Yuda Turana Konsep pengobatan nyeri leher akut dan kronik pada dasarnya adalah sama, yaitu mencegah agar tidak berlanjut dan tidak menyebabkan kecacatan. Pada saat anda menderita nyeri leher akut dapat dicoba dulu teknik strain-counterstrain bila tidak ada perbaikan konsultasikan dengan dokter anda . Pastikan tidak ada sesuatu yang dapat membahayakan anda seperti fraktur dan dislokasi. Dokter anda biasanya akan memasang kolar di leher anda untuk membatasi gerak. Pemakaian kolar ini harus sesuai untuk tiap-tiap pasien. Penggunaan kolar ini biasanya 10 – 14 hari. Bila dipakai melebihi 2 minggu dapat terjadi pengecilan dari otot-otot leher . Pada fase akut ini jangan dilakukan latihan fleksi dan ekstensi. Dapat pula digunakan bantal es di belakang leher selama 15 – 20 menit. Ini mempunyai khasiat sebagai analgetika dan relaksan. Dapat pula dilakukan masase untuk mengurangi cairan yang berkumpul di sekitar cedera. LATIHAN LEHER Ada beberapa latihan yang digunakan untuk memperkuat otot-otot leher seperti : latihan gerak sendi dan latihan isometrik. Latihan gerak sendi
LATIHAN ISOMETRIK
Metode Mc Kenzie pada nyeri leher Latihan ini diberikan pada nyeri tengkuk lokal tanpa disertai gangguan saraf maupun tulang setelah dipastikan oleh dokter anda.
SETIAP SAAT, SADAR TERHADAP SIKAP YANG BENAR DALAM KEADAAN POSISI APAPUN, KEMUDIAN PELIHARALAH SIKAP YANG BENAR INI SECARA TERUS MENERUS. Setiap latihan yang meningkatkan denyut jantung dan pernafasan akan memperkuat tulang belakang , otot leher dan bahu. Berjalan adalah latihan yang paling aman untuk orang tua. Berjalanlah dengan tegak satu jam sehari, tiga sampai lima hari dalam seminggu. source : www.medikaholistik.com |
The Human Papilloma Virus
Did you heared about HPV? HPV is the human papilloma virus. The virus is usually spread through sexual transmission. This means that someone must be in touch with other people who have been infected with this virus and then people who are not infected will be infected by HPV. HPV infection is one of sexually transmitted infections (STIs) are dangerous. Generally this disease do not show signs and symptoms, but it can lead to cancer. For women case, known that HPV causes most of cervical cancer. While for the man is now become the most common cause of cancer HPV oral / oropharyngeal cancer penile and anal cancer.
There are about many types of HPV virus or associated with the incidence of cancer of the penis. Common types of HPV tend to cause warts on the skin such as the hands and fingers, other types of HPV viruses tend to cause warts in the genital area and the anus or rectum. some people are naturally immune to the HPV virus, and do not suffer from warts. The virus can also cause anal and oropharyngeal cancers in men. Both types of cancer are rare, especially in men with a good immune system. However, The American Cancer Society estimates that each year approximately 1570 people in the United States will be diagnosed with penile cancer and about 2,250 people diagnosed with anal cancer estimated.
There are several ways to get rid of a wart disease has grown in the skin. One way to treat warts is to use salicylic acid. You can treat using salicylic acid in places like warts on the hands, feet or knees by putting salicylic acid on the wart. To get good results, should wear it every day in a few weeks. After bathing, pat your skin dry with a towel and then use or apply salicylic acid on the wart.
Do you need more information and concultation about this disease? There are many source you can browse through the internet. But for good consultation you can visit our recommended website www.stdtestingandtreatmentny.com. In here you can learn more about HPV and they wil help you in std treatment nycto test and treatment the HPV.
Ternyata, Air Susu Ibu 20 Kali Lebih Hebat
Pemberian ASI secara eksklusif dan optimal akan membuat bayi tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Bagaimana tidak? ASI mengandung 200 zat gizi dan memberikan kekebalan buat bayi 20 kali lipat.
Menurut Dr. Utami Rusli, Sp.A. MBA IBCLC, spesialis anak di RS St. Carolus Jakarta, di dalam ASI terkandung lebih dari 200 unsur zat yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan bayi. Zat-zat itu antara lain putih telur, lemak, protein, karbohidrat, vitamin, mineral, hormon pertumbuhan, berbagai enzim, zat kekebalan, dan lain-lain.
Sayang sekali masih banyak orang yang tidak paham betul bahwa ASI memiliki nilai yang tiada tandingannya dibandingkan dengan susu formula atau makanan tambahan lain. Kenyataan ini mesti disosialisasikan secara lebih gencar dan terus-menerus.
Kelebihan ASI pertama-tama terletak pada kekhususannya. Susu kuda sangat cocok untuk bayi kuda, susu jerapah bagi bayi jerapah. Bayi manusia juga akan jauh lebih baik jika diberi susu yang paling cocok, yakni ASI, bukan susu hewan.
Karena itu, ASI sering kita kenal dengan sebutan ASI eksklusif (exclusive breast feeding). Selain khusus karena berasal dari spesies yang sama, yakni manusia, kandungan ASI bisa menyesuaikan kebutuhan bayi dengan perkembangan usianya.
ASI yang keluar saat kelahiran sampai hari ke-4 atau ke-7 disebut kolostrum. ASI yang keluar di hari ke-7 sampai ke-10 atau ke-14 setelah kelahiran disebut ASI transisi. ASI yang keluar sesudah hari ke-14 kelahiran disebut ASI matang. Komposisi gizi ketiga jenis ASI tersebut masing-masing berbeda.
“Bahkan terdapat perbedaan komposisi ASI dari menit ke menit,” tutur Ketua Pemasyarakatan Pemberian ASI Eksklusif RS St. Carolus Jakarta ini. Misalnya saja kandungan lemak pada ASI saat bayi berumur 3-5 hari adalah 1,85 g/dl. Pada saat usia bayi 15-18 hari, kandungan lemak itu menjadi 3,06 g/dl.
30 Menit Setelah Lahir
Pada hari pertama setelah melahirkan, kandungan gizi ASI sangat tinggi. Dr. Utami pun selalu menganjurkan agar selambatnya 30 menit atau setengah jam setelah lahir, bayi harus segera disusui ibunya. Pada saat itu susu ibu menghasilkan kolostrum, susu jolong, atau susu awal yang warnanya kekuningan dan encer.
Kolostrum ini kaya zat gizi dan antibodi yang berfungsi untuk melindungi bayi dari infeksi. Kolostrum akan muncul lagi 30 jam kemudian. Itu artinya kalau bayi tidak segera mendapat kolostrum pertama, dia kehilangan zat bergizi tinggi dari ibunya.
Walaupun bayi masih punya kesempatan untuk mendapatkannya, produksi kolostrum selanjutnya hanya 30 mililiter sehari. Itu artinya, kolostrum diproduksi hanya satu mililiter dalam satu jam.
Tentu saja ini sangat kurang. Padahal, kolostrum mengandung protein, mineral, serta vitamin A, E, dan B12. Bahkan kolostrum mengandung lebih sedikit lemak dan gula dibandingkan dengan ASI yang diproduksi pada hari-hari berikutnya.
Secara fungsional, kolostrum berperan membersihkan air empedu dan mucus (meconium) pada saluran pencernaan bayi. Ini sangat penting karena pada masa sesudah kelahiran, bayi sangat rentan terhadap infeksi dan lingkungan yang sangat baru baginya. Kolostrum juga akan menghilangkan rasa lapar pada bayi baru lahir tanpa harus disertai asupan gula atau susu formula.
Menurut Dr. Utami, ASI yang keluar pada lima menit pertama dinamakan foremilk. Komposisinya berbeda dengan ASI yang keluar kemudian atau hindmilk. Foremilk lebih encer, mengandung protein tinggi dan karbohidrat rendah.
Sementara hindmilk mengandung karbohidrat tinggi, protein rendah, dan kandungan lemaknya 4-5 kali lebih banyak dibandingkan dengan foremilk. Hindmilk inilah yang mengenyangkan bayi.
Warisan Zat Kebal
Selain mengenyangkan, kolostrum mengandung zat immunoglobulin atau kekebalan. Jenis protein yang bertugas memerangi infeksi dalam tubuh itu tidak dimiliki oleh susu hewan. Kandungan zat ini dalam kolostrum sekitar 10 hingga17 kali lebih banyak daripada di dalam ASI matang. Itu sebabkan bayi yang mendapat ASI secara optimal memiliki kekebalan tubuh 15 sampai 20 kali lebih baik.
Sebenarnya tubuh bayi sudah mulai membuat antibodi sendiri segera setelah dilahirkan. Namun, antibodi itu baru akan mencapai puncak kekuatannya pada usia bayi sembilan sampai 12 bulan.
Karena itu, ASI merupakan antibodi bantuan yang paling kuat bagi pertumbuhan awal si bayi. Terlebih lagi karena ASI ternyata mengandung berjuta-juta sel darah putih yang bermanfaat untuk membunuh kuman jahat dalam usus bayi.
Kandungan zat kekebalan ini benar-benar menakjubkan. Kekebalan tubuh ibu-ibu terhadap berbagai penyakit akan diturunkan pada bayinya lewat ASI. Seandainya ada seorang ibu mempunyai zat kekebalan terhadap lima penyakit, bayinya juga akan memperoleh warisan yang sama.
Efektivitas pemanfaatan ASI akan terasa sekali bila yang menyusui bayi itu adalah ibunya sendiri. Bila dua orang ibu melahirkan dan bayinya tertukar, ASI yang diberikan oleh keduanya tidak akan cocok walaupun tak memiliki efek samping pada bayi.
Enam Bulan Pertama
Mengingat ASI adalah makanan yang paling cocok bagi bayi, WHO menganjurkan agar selama usia 0 sampai enam bulan bayi hanya diberi ASI sebagai menu utama dan satu-satunya. Anjuran ini sangat beralasan karena selain setipe dan memiliki zat kekebalan, kandungan ASI juga bisa mencerdaskan bayi.
Di dalam ASI terdapat taurine yang sangat penting dalam proses pembentukan sel-sel otak, sel-sel saraf, dan retina. Taurine adalah asam amino yang digunakan untuk membantu penyerapan lemak dan vitamin yang larut dalam lemak. Taurine juga membantu mengatur detakan jantung, menstabilkan membran sel, dan memelihara kelangsungan sel-sel otak.
Selain itu, taurine juga mengandung lemak rantai panjang. Lemak inilah cikal bakal pembentuk Arachidonic Acid (ARA) atau asam linoleat (omega-6) dan Docosa Hexaenoic Acid (DHA) atau asam alfa-linolenat (omega-3). Kedua bahan ini diketahui amat berguna dalam perkembangan sistem saraf otak dan indra penglihatan. Dr. Utami menegaskan bahwa DHA dan ARA ini tidak terdapat dalam susu sapi atau susu hewan lain.
Walaupun dalam susu formula (susu sapi yang dibuat dengan tambahan bahan lain) dikatakan dilengkapi DHA dan ARA, penyerapan pencernaan bayi tidak akan optimal, hanya sekitar 20 persen. Padahal, DHA dan ARA yang terdapat dalam ASI bisa diserap oleh pencernaan bayi sebanyak 100 persen dengan bantuan enzim lipase.
Optimalnya penyerapan DHA dan ARA itu membuat perkembangan otak bayi semakin maksimal. Kecerdasannya akan terus meningkat, apalagi bila sampai usia 12 bulan ia masih diberi ASI, selain makanan tambahan lain yang bemanfaat.
Sehat Jiwa Raga
Manfaat ASI tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik. Efek pada kesehatan jiwa juga ada. Dr. Utami menyatakan bahwa pemberian ASI eksklusif merupakan bagian dari pendidikan anak. ASI tidak hanya mencerdaskan anak dari segi otak, tetapi juga hati dan spiritualitas.
Walaupun masih perlu penelitian lanjut terhadap kesimpulan itu, uraian sementara ini bisa membantu menjelaskan konsep tersebut. Saat berada dalam kandungan, bayi seolah berada dalam surga yang sungguh menyejukkan dan menenteramkan.
Air ketuban yang silih berganti karena selalu mengalami siklus bagaikan usapan lembut, rahim tempat bayi tidur melindunginya dari bahaya, detak jantung ibu bagaikan senandung merdu yang meninabobokan dia, dan napas ibu seolah ayunan yang menimangnya. Suasana ini benar-benar nyaman dan tiada duanya bagi bayi.
Sewaktu lahir, bayi benar-benar merasa terkejut dengan dunia yang lain sama sekali dengan yang ia rasakan sebelumnya. Banyak hal asing harus dihadapinya. Satu-satunya yang bisa dipercaya adalah sang ibu. Karena itu, menyusui menjadi terapi yang sangat tepat untuk mengembalikan suasana yang dirasakan bayi selama ada dalam kandungan.
Dekapan dan elusan lembut sang ibu saat menyusui membuat bayi merasa aman dan tenteram. Ketenteraman itu ikut mendukung pertumbuhan sang bayi dengan lebih baik.
“Apalagi bila sang ibu membacakan kata-kata bijak seperti dari kitab suci. Bayi akan semakin bertumbuh sesuai harapan sang ibu, menjadi anak baik dan saleh,” tutur Dr. Utami.
Sumber :http://kesehatan.kompas.com/read/2009/12/14/17203189/Air.Susu.Ibu..20.Kali.Lebih.HebatMenurut Dr. Utami Rusli, Sp.A. MBA IBCLC, spesialis anak di RS St. Carolus Jakarta, di dalam ASI terkandung lebih dari 200 unsur zat yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan bayi. Zat-zat itu antara lain putih telur, lemak, protein, karbohidrat, vitamin, mineral, hormon pertumbuhan, berbagai enzim, zat kekebalan, dan lain-lain.
Sayang sekali masih banyak orang yang tidak paham betul bahwa ASI memiliki nilai yang tiada tandingannya dibandingkan dengan susu formula atau makanan tambahan lain. Kenyataan ini mesti disosialisasikan secara lebih gencar dan terus-menerus.
Kelebihan ASI pertama-tama terletak pada kekhususannya. Susu kuda sangat cocok untuk bayi kuda, susu jerapah bagi bayi jerapah. Bayi manusia juga akan jauh lebih baik jika diberi susu yang paling cocok, yakni ASI, bukan susu hewan.
Karena itu, ASI sering kita kenal dengan sebutan ASI eksklusif (exclusive breast feeding). Selain khusus karena berasal dari spesies yang sama, yakni manusia, kandungan ASI bisa menyesuaikan kebutuhan bayi dengan perkembangan usianya.
ASI yang keluar saat kelahiran sampai hari ke-4 atau ke-7 disebut kolostrum. ASI yang keluar di hari ke-7 sampai ke-10 atau ke-14 setelah kelahiran disebut ASI transisi. ASI yang keluar sesudah hari ke-14 kelahiran disebut ASI matang. Komposisi gizi ketiga jenis ASI tersebut masing-masing berbeda.
“Bahkan terdapat perbedaan komposisi ASI dari menit ke menit,” tutur Ketua Pemasyarakatan Pemberian ASI Eksklusif RS St. Carolus Jakarta ini. Misalnya saja kandungan lemak pada ASI saat bayi berumur 3-5 hari adalah 1,85 g/dl. Pada saat usia bayi 15-18 hari, kandungan lemak itu menjadi 3,06 g/dl.
30 Menit Setelah Lahir
Pada hari pertama setelah melahirkan, kandungan gizi ASI sangat tinggi. Dr. Utami pun selalu menganjurkan agar selambatnya 30 menit atau setengah jam setelah lahir, bayi harus segera disusui ibunya. Pada saat itu susu ibu menghasilkan kolostrum, susu jolong, atau susu awal yang warnanya kekuningan dan encer.
Kolostrum ini kaya zat gizi dan antibodi yang berfungsi untuk melindungi bayi dari infeksi. Kolostrum akan muncul lagi 30 jam kemudian. Itu artinya kalau bayi tidak segera mendapat kolostrum pertama, dia kehilangan zat bergizi tinggi dari ibunya.
Walaupun bayi masih punya kesempatan untuk mendapatkannya, produksi kolostrum selanjutnya hanya 30 mililiter sehari. Itu artinya, kolostrum diproduksi hanya satu mililiter dalam satu jam.
Tentu saja ini sangat kurang. Padahal, kolostrum mengandung protein, mineral, serta vitamin A, E, dan B12. Bahkan kolostrum mengandung lebih sedikit lemak dan gula dibandingkan dengan ASI yang diproduksi pada hari-hari berikutnya.
Secara fungsional, kolostrum berperan membersihkan air empedu dan mucus (meconium) pada saluran pencernaan bayi. Ini sangat penting karena pada masa sesudah kelahiran, bayi sangat rentan terhadap infeksi dan lingkungan yang sangat baru baginya. Kolostrum juga akan menghilangkan rasa lapar pada bayi baru lahir tanpa harus disertai asupan gula atau susu formula.
Menurut Dr. Utami, ASI yang keluar pada lima menit pertama dinamakan foremilk. Komposisinya berbeda dengan ASI yang keluar kemudian atau hindmilk. Foremilk lebih encer, mengandung protein tinggi dan karbohidrat rendah.
Sementara hindmilk mengandung karbohidrat tinggi, protein rendah, dan kandungan lemaknya 4-5 kali lebih banyak dibandingkan dengan foremilk. Hindmilk inilah yang mengenyangkan bayi.
Warisan Zat Kebal
Selain mengenyangkan, kolostrum mengandung zat immunoglobulin atau kekebalan. Jenis protein yang bertugas memerangi infeksi dalam tubuh itu tidak dimiliki oleh susu hewan. Kandungan zat ini dalam kolostrum sekitar 10 hingga17 kali lebih banyak daripada di dalam ASI matang. Itu sebabkan bayi yang mendapat ASI secara optimal memiliki kekebalan tubuh 15 sampai 20 kali lebih baik.
Sebenarnya tubuh bayi sudah mulai membuat antibodi sendiri segera setelah dilahirkan. Namun, antibodi itu baru akan mencapai puncak kekuatannya pada usia bayi sembilan sampai 12 bulan.
Karena itu, ASI merupakan antibodi bantuan yang paling kuat bagi pertumbuhan awal si bayi. Terlebih lagi karena ASI ternyata mengandung berjuta-juta sel darah putih yang bermanfaat untuk membunuh kuman jahat dalam usus bayi.
Kandungan zat kekebalan ini benar-benar menakjubkan. Kekebalan tubuh ibu-ibu terhadap berbagai penyakit akan diturunkan pada bayinya lewat ASI. Seandainya ada seorang ibu mempunyai zat kekebalan terhadap lima penyakit, bayinya juga akan memperoleh warisan yang sama.
Efektivitas pemanfaatan ASI akan terasa sekali bila yang menyusui bayi itu adalah ibunya sendiri. Bila dua orang ibu melahirkan dan bayinya tertukar, ASI yang diberikan oleh keduanya tidak akan cocok walaupun tak memiliki efek samping pada bayi.
Enam Bulan Pertama
Mengingat ASI adalah makanan yang paling cocok bagi bayi, WHO menganjurkan agar selama usia 0 sampai enam bulan bayi hanya diberi ASI sebagai menu utama dan satu-satunya. Anjuran ini sangat beralasan karena selain setipe dan memiliki zat kekebalan, kandungan ASI juga bisa mencerdaskan bayi.
Di dalam ASI terdapat taurine yang sangat penting dalam proses pembentukan sel-sel otak, sel-sel saraf, dan retina. Taurine adalah asam amino yang digunakan untuk membantu penyerapan lemak dan vitamin yang larut dalam lemak. Taurine juga membantu mengatur detakan jantung, menstabilkan membran sel, dan memelihara kelangsungan sel-sel otak.
Selain itu, taurine juga mengandung lemak rantai panjang. Lemak inilah cikal bakal pembentuk Arachidonic Acid (ARA) atau asam linoleat (omega-6) dan Docosa Hexaenoic Acid (DHA) atau asam alfa-linolenat (omega-3). Kedua bahan ini diketahui amat berguna dalam perkembangan sistem saraf otak dan indra penglihatan. Dr. Utami menegaskan bahwa DHA dan ARA ini tidak terdapat dalam susu sapi atau susu hewan lain.
Walaupun dalam susu formula (susu sapi yang dibuat dengan tambahan bahan lain) dikatakan dilengkapi DHA dan ARA, penyerapan pencernaan bayi tidak akan optimal, hanya sekitar 20 persen. Padahal, DHA dan ARA yang terdapat dalam ASI bisa diserap oleh pencernaan bayi sebanyak 100 persen dengan bantuan enzim lipase.
Optimalnya penyerapan DHA dan ARA itu membuat perkembangan otak bayi semakin maksimal. Kecerdasannya akan terus meningkat, apalagi bila sampai usia 12 bulan ia masih diberi ASI, selain makanan tambahan lain yang bemanfaat.
Sehat Jiwa Raga
Manfaat ASI tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik. Efek pada kesehatan jiwa juga ada. Dr. Utami menyatakan bahwa pemberian ASI eksklusif merupakan bagian dari pendidikan anak. ASI tidak hanya mencerdaskan anak dari segi otak, tetapi juga hati dan spiritualitas.
Walaupun masih perlu penelitian lanjut terhadap kesimpulan itu, uraian sementara ini bisa membantu menjelaskan konsep tersebut. Saat berada dalam kandungan, bayi seolah berada dalam surga yang sungguh menyejukkan dan menenteramkan.
Air ketuban yang silih berganti karena selalu mengalami siklus bagaikan usapan lembut, rahim tempat bayi tidur melindunginya dari bahaya, detak jantung ibu bagaikan senandung merdu yang meninabobokan dia, dan napas ibu seolah ayunan yang menimangnya. Suasana ini benar-benar nyaman dan tiada duanya bagi bayi.
Sewaktu lahir, bayi benar-benar merasa terkejut dengan dunia yang lain sama sekali dengan yang ia rasakan sebelumnya. Banyak hal asing harus dihadapinya. Satu-satunya yang bisa dipercaya adalah sang ibu. Karena itu, menyusui menjadi terapi yang sangat tepat untuk mengembalikan suasana yang dirasakan bayi selama ada dalam kandungan.
Dekapan dan elusan lembut sang ibu saat menyusui membuat bayi merasa aman dan tenteram. Ketenteraman itu ikut mendukung pertumbuhan sang bayi dengan lebih baik.
“Apalagi bila sang ibu membacakan kata-kata bijak seperti dari kitab suci. Bayi akan semakin bertumbuh sesuai harapan sang ibu, menjadi anak baik dan saleh,” tutur Dr. Utami.
MINUM TEH DICAMPUR SUSU, DOBEL MANFAATKAH, ATAU..?
“Ini teh...susu, ha...? teh susu?” Masih ingatkan Anda bunyi iklan tersebut. Ya..iklan sebuah produk susu. Iklan itu menyiratkan seorang yang salah memahami karena beda budaya. Yang ingin penulis utarakan kali ini adalah benar2 teh susu, alias teh di campur susu, sesuai bunyi iklan tadi.
Apa sih manfaat minum teh, apa juga sih manfaatnya minum susu? Keduanya memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita jika salah satu atau keduanya dikonsumsi setiap hari. Baiklah, akan saya uaikan di sini satu persatu dulu manfaatnya dari kedua benda tersebut.
Manfat Minum Teh.
Sudah bukan rahasia lagi bahwa teh mengandung kaya manfaat. Dengan kandungan antioksidan tinggi dan phytochemicals teh merupakan salah satu bentuk ramuan minuman yang cukup populer di dunia. Bahkan beberapa waktu yang lalu di kota penulis (Solo, Surakarta) juga diselenggarakan festifal minum teh. Jepang, Cina dan beberapa negara lain juga sering mengadakan festifal yang sejenis buat merayakan kehebatan khasiat minum teh ini. Apa sih sebenarnya kasiatnya? Nih...aku kasih bocorannya :-) :)
1. Teh membantu menjaga daya tahan tubuh.
2. Minum teh membantu mengurangi risiko serangan jantung.
3. Antioksidan dalam teh dapat membantu pencegahan penyakit kanker
4. Kadar Oxygen Radical Absorbance Capacity (ORAC) yang terkandung membantu melawan radikal bebas yang mampu merusak DNA dalam tubuh.
5. Teh mampu melindungi kulit dari serangan sinar ultraviolet.
6. Peneliti berspekulasi bahwa dengan mengonsumsi teh dapat menurunkan gejala metabolisme yang berpotensi pada risiko diabetes, stroke, dan gangguan arteri
7. Teh biasa mengandung beberapa konsentrat yang memungkinkan melawan beberapa efek negatif rokok.
8. Teh bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2.
9. Teh efektif mencegah gangguan neurologis, khususnya gangguan akibat faktor usia seperti pikun
10. Teh hijau juga meningkatkan kepadatan mineral dan kekuatan tulang.
2. Minum teh membantu mengurangi risiko serangan jantung.
3. Antioksidan dalam teh dapat membantu pencegahan penyakit kanker
4. Kadar Oxygen Radical Absorbance Capacity (ORAC) yang terkandung membantu melawan radikal bebas yang mampu merusak DNA dalam tubuh.
5. Teh mampu melindungi kulit dari serangan sinar ultraviolet.
6. Peneliti berspekulasi bahwa dengan mengonsumsi teh dapat menurunkan gejala metabolisme yang berpotensi pada risiko diabetes, stroke, dan gangguan arteri
7. Teh biasa mengandung beberapa konsentrat yang memungkinkan melawan beberapa efek negatif rokok.
8. Teh bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2.
9. Teh efektif mencegah gangguan neurologis, khususnya gangguan akibat faktor usia seperti pikun
10. Teh hijau juga meningkatkan kepadatan mineral dan kekuatan tulang.
Nah, itu di antara sekian banyak manfaatnya. Masih banyak manfaat lainnya loh. Lantas manfaat minum susu apa? Sabar... :-) :) Berikut manfaatnya.
Manfaat Minum Susu.
Minuman apa yang paling dikenal oleh anak2? Pasti mereka serempak menjawab Susu.....dengan kompaknya, karena susu mengandung aneka nutrisi yang bisa melengkapi kebutuhan gizi anak, pantes saja anak2 pada suka ya?. Contoh, asam lemak tak jenuh (AA, DHA, sphingomyelin), serat pangan yang berperan sebagai prebiotik (Fos-Gos), mineral (kalsium, fosfor, dan magnesium), dan lain sebagainya, yang diharapkan dapat mendukung kesehatan anak.
Selain itu susu juga memiliki kandungan karbohidrat dan lemak yang bisa menahan lapar cukup lama, sekaligus mengubah lemak menjadi energi. Energi sangat dibutuhkan oleh anak (terutama yang berada dalam masa perkembangan lanjutan) untuk membantunya beraktivitas lebih optimal. Di usia 1-3 tahun, anak dianjurkan minum susu 2-3 sehari. Lalu di usia 4-6 tahun diturunkan menjadi 1-2 kali sehari. Terlepas dari itu semua, beberapa ahli mengungkapkan beberapa keburukan juga dari akibat minum susu. (namun belum kita bahas dulu ya...di sini) sabar.. J
Apa saja sih manfaatnya, nih aku kasih bocorannya juga,
1. Tulang sehat, Umumnya, susu kaya akan kandungan kalsium, fosfor, magnesium, dan protein.
Semua zat gizi ini berperan penting dalam pertumbuhan serta perkembangan tulang).
2. Gigi sehat, Selain tulang, kalsium dan fosfor yang dikandungnya membuat gigi kuat dan sehat.
3. Mendukung kecerdasan,Kandungan AA, DHA, sphingomyelin, dan lainnya pada susu bisa menjadi nutrisi bagi otak anak.
4. Lebih aktif, kandungan gizinya yang lengkap dan ditambah rasa yang nikmat membuat banyak anak menyukai susu.
5. Sebagai kudapan sehat, dengan aktivitas sangat tinggi biasanya anak mudah lapar dan haus.
Selain itu susu juga memiliki kandungan karbohidrat dan lemak yang bisa menahan lapar cukup lama, sekaligus mengubah lemak menjadi energi. Energi sangat dibutuhkan oleh anak (terutama yang berada dalam masa perkembangan lanjutan) untuk membantunya beraktivitas lebih optimal. Di usia 1-3 tahun, anak dianjurkan minum susu 2-3 sehari. Lalu di usia 4-6 tahun diturunkan menjadi 1-2 kali sehari. Terlepas dari itu semua, beberapa ahli mengungkapkan beberapa keburukan juga dari akibat minum susu. (namun belum kita bahas dulu ya...di sini) sabar.. J
Apa saja sih manfaatnya, nih aku kasih bocorannya juga,
1. Tulang sehat, Umumnya, susu kaya akan kandungan kalsium, fosfor, magnesium, dan protein.
Semua zat gizi ini berperan penting dalam pertumbuhan serta perkembangan tulang).
2. Gigi sehat, Selain tulang, kalsium dan fosfor yang dikandungnya membuat gigi kuat dan sehat.
3. Mendukung kecerdasan,Kandungan AA, DHA, sphingomyelin, dan lainnya pada susu bisa menjadi nutrisi bagi otak anak.
4. Lebih aktif, kandungan gizinya yang lengkap dan ditambah rasa yang nikmat membuat banyak anak menyukai susu.
5. Sebagai kudapan sehat, dengan aktivitas sangat tinggi biasanya anak mudah lapar dan haus.
Nah, itu dia di antara manfaat keduanya. Banyak bukan?
Tetapi tahu gak, manfaat (teh) digabung dengan manfaat (susu) tak selamanya menghasilkan dobel manfaat loh. Artinya 1+1 tidak selalu 2 begitu? Kira2 demikianlah. Maksudnya jika kita minum susu lantas dicampur dengan teh bukan berarti kita dapet manfaat sekaligus dari keduanya. Bisa2 malah kita kehilangan manfaatnya. Dalam beberapa artikel kesehatan yang penulis kutip dalam tulisan ini menjelaskan bahwa sebaiknya susu memang tidak dianjurkan untuk diminum bersamaan dengan teh karena akan mengurangi kasiat kandungan dalam teh. Berikut kutipannya,
"Teh dapat meningkatkan aliran darah dan kemampuan dari arteri untuk berelaksasi, namun selanjutnya para peneliti yang berasal dari Charite Hospital, University of Berlin menyebutkan bahwa susu dapat menghambat efek perlindungan yang dimiliki oleh teh dalam menghambat terjadinya penyakit jantung. Para peneliti juga menyebutkan bahwa protein kasein yang terdapat pada susu dapat menurunkan sejumlah komponen yang terdapat pada teh, yaitu catechin, yang memiliki kemampuan melawan penyakit jantung.
Jadi teh jangan dicampur ama susu ya!!!"
Jadi teh jangan dicampur ama susu ya!!!"
Simak pula pendapat (kutipan) yang ini nih...sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 1998 and 2001, mencampurkan susu pada teh tak akan mengurangi manfaat keduanya.
Peneliti menemukan susu yang tidak mengganggu penyerapan dari senyawa teh yang disebut catechin, yang disebut-sebut sebagai zat yang bermanfaat bagi kesehatan yang dikandung teh hijau.
Namun penelitian tahun 2002 menunjukkan hasil berbeda. Para peneliti menemukan bahwa teh seduh, ketika ditambahkan ke sel-sel lemak tikus laboratorium, meningkatkan aktivitas insulin oleh lebih dari 15 kali. Menambahkan lemon ke dalam teh tidak mempengaruhi aktivitas insulin. Tetapi menambahkan 50 gram susu penurunan aktivitas hingga 90 persen.
Penelitian tahun 2006 menghasilkan temuan, manfaat teh hijau dan hitam terhadap jantung berkurang manakala dicampur dengan susu. "Konsumsi teh hitam terbukti bermanfaat bagi pengurangan risiko serangan jantung koroner di Belanda, juga di Amerika serikat, namun tidak di Inggris. Pasalnya, masyarakat Inggris biasa mengonsumsi teh hitam dengan dicampur susu sebelumnya," ujar Cheng, ilmuwan yang melakukan penelitian itu.
Penelitian lain yang dilakukan Cabrera membuktikan, minum teh dengan susu tak berpengaruh pada penyerapan catechin, tapi mungkin akan menurunkan derajat antioksidannya.
Namun hasil penelitian yang lebih mengejutkan datang dari para pakar di Jerman. Menambahkan susu dalam teh, menurut mereka, bisa "memblokir" kemampuan teh melebarkan pembuluh darah dan manfaat antioksidan, dua hal yang penting bagi kesehatan jantung dan sistem kardiovaskuler.
Studi yang dipublikasi European Heart Journal ini dihajat tim ilmuwan dari University of Berlin's Charité Hospital. Penelitian ini melibatkan 16 wanita sehat yang diwajibkan minum setengah liter teh hitam tiap hari, tanpa susu, dan hanya air hangat sebagai kontrol. Sebelum dan sesudah minum, para wanita ini dilakukan USG untuk melihat peregangan pembuluh darah di lengan mereka.
Hasilnya, pembuluh darah mengalami pelebaran setelah minum teh secara kontinyu. Namun, fungsi ini terneti saat mereka mencampurkan susu dalam minuman itu. Inilah yang menjelaskan mengapa kebiasaan minum teh orang Inggris tidak secara signifikan berpengaruh bagi kesehatan jantung mereka.
Sebuah kebiasaan bagi masyarakat jika ingin mendapatkan sensasi lain dari sebuah rasa, maka dia akan menggabunggan keduanya, tak terkecuali teh dan susu ini. Nikmat memang. Namun menilik pendapat dari para ahli yang dikatakan dalam berbagai penelitiannya, memang layak kita pertimbangkan. Mau mencari rasanya atau mencari manfaatnya itu pertanyaannya. Lantas bagaimana bila ingin minum teh dengan susu? Situs www.amazing-green-tea.commenyarankan untuk mencampurnya bukan dengan susu sapi tapi dengan susu kedelai. (Agz) Dari berbagai sumber.
Peneliti menemukan susu yang tidak mengganggu penyerapan dari senyawa teh yang disebut catechin, yang disebut-sebut sebagai zat yang bermanfaat bagi kesehatan yang dikandung teh hijau.
Namun penelitian tahun 2002 menunjukkan hasil berbeda. Para peneliti menemukan bahwa teh seduh, ketika ditambahkan ke sel-sel lemak tikus laboratorium, meningkatkan aktivitas insulin oleh lebih dari 15 kali. Menambahkan lemon ke dalam teh tidak mempengaruhi aktivitas insulin. Tetapi menambahkan 50 gram susu penurunan aktivitas hingga 90 persen.
Penelitian tahun 2006 menghasilkan temuan, manfaat teh hijau dan hitam terhadap jantung berkurang manakala dicampur dengan susu. "Konsumsi teh hitam terbukti bermanfaat bagi pengurangan risiko serangan jantung koroner di Belanda, juga di Amerika serikat, namun tidak di Inggris. Pasalnya, masyarakat Inggris biasa mengonsumsi teh hitam dengan dicampur susu sebelumnya," ujar Cheng, ilmuwan yang melakukan penelitian itu.
Penelitian lain yang dilakukan Cabrera membuktikan, minum teh dengan susu tak berpengaruh pada penyerapan catechin, tapi mungkin akan menurunkan derajat antioksidannya.
Namun hasil penelitian yang lebih mengejutkan datang dari para pakar di Jerman. Menambahkan susu dalam teh, menurut mereka, bisa "memblokir" kemampuan teh melebarkan pembuluh darah dan manfaat antioksidan, dua hal yang penting bagi kesehatan jantung dan sistem kardiovaskuler.
Studi yang dipublikasi European Heart Journal ini dihajat tim ilmuwan dari University of Berlin's Charité Hospital. Penelitian ini melibatkan 16 wanita sehat yang diwajibkan minum setengah liter teh hitam tiap hari, tanpa susu, dan hanya air hangat sebagai kontrol. Sebelum dan sesudah minum, para wanita ini dilakukan USG untuk melihat peregangan pembuluh darah di lengan mereka.
Hasilnya, pembuluh darah mengalami pelebaran setelah minum teh secara kontinyu. Namun, fungsi ini terneti saat mereka mencampurkan susu dalam minuman itu. Inilah yang menjelaskan mengapa kebiasaan minum teh orang Inggris tidak secara signifikan berpengaruh bagi kesehatan jantung mereka.
Sebuah kebiasaan bagi masyarakat jika ingin mendapatkan sensasi lain dari sebuah rasa, maka dia akan menggabunggan keduanya, tak terkecuali teh dan susu ini. Nikmat memang. Namun menilik pendapat dari para ahli yang dikatakan dalam berbagai penelitiannya, memang layak kita pertimbangkan. Mau mencari rasanya atau mencari manfaatnya itu pertanyaannya. Lantas bagaimana bila ingin minum teh dengan susu? Situs www.amazing-green-tea.commenyarankan untuk mencampurnya bukan dengan susu sapi tapi dengan susu kedelai. (Agz) Dari berbagai sumber.
MANFAAT KAYU RAPAT
KAYU RAPET
Nama latin: Parameria laevigata
Nama daerah: Kayu rapet; Megat sih; Pegat sih; Madak si
Deskripsi tanaman: Semak menjalar, batang membelit, berkayu, berambut, cokelat. Daun tunggaal, lanset, berhadapan, pangkal dan daun meruncing, daun muda berwarna hijau kemerahan setelah tua berwarna hijau. Perbungaan bentuk malai, mahkota bentuk corong, warna putih. Buah polong. Biji bulat, warna cokelat kehitaman.
Habitat: Tumbuh liar di hutan pada dataran rendah samapai 1200 dpl.
Bagian tanaman yang digunakan: Kulit kayu
Kandungan kimia: Tanin; Asam protokatekol
Khasiat: Stomakik; Antipiretik; Desinfektan
Nama simplesia: Parameriae Cortex
Mengecilkan rahim:
Kayu rapat 2 jari tangan; Rimpang Kunci pepet 7 buah; Kayu Mesoyi 1 jari tangan; Air 100 ml , Direbus, Diminum 1 kali sehari 100 ml.
Keputihan:
Kayu rapat 1 jari tangan; Kayu Mesoyi 1 jari tangan; Majakan 1/2 butir; Rimpang kunci pepet 2 buah; Kemukus 6 butir; Cengkih 2 buah; Jahe Sukun 1 buah; Jintan Putih 5 butir; Air 110 ml., Direbus, Diminum 1 kali sehari 100 ml.
MANFAAT KAYU PUTIH (EUCA LYPTUS)
MANFAAT KAYU PUTIH (EUCALYPTUS)
Nama latin: Melaleuca leucadendra L.
Nama daerah: Kayu gelam; Gelam; Ghelam; Waru gelang; Ilano
Deskripsi tanaman: tanaman berupa pohon tinggi lebih kurang 10 m. Batang berkayu, bulat, kulit mudah mengelupas, bercabang, warna kuning kecokletan. Daun tunggal, bentuk lanset, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, permukaan berbulu, pertulangan sejajar, warna hijau. Bunga majemuk, bentuk bulir, panjang 7-8 cm, mahkota 5 helai, warna putih. Buah kotak, beruang tiga, tiap ruang terdapat banyak biji.
Habitat: Tumbuh di daerah berawa-rawa bahkan dalam air, dataran rendah ataupun di pegunungan.
Bagian tanaman: Daun ; Minyak dari daun ; Buah
Kandungan kimia: Minyak atsiri (Kayuputol, terpineol); Tanin
Khasiat: Diaforetik; Analgesik; Desinfektan; Ekspektoran; Antispasmodik
Nama simplesia: Melaleucae leucadendrae Folium, Oleum Malaleucae leucadendrae aethereum
Resep tradisional:
Batuk, Demam, Nyeri haid:
Minyak kayu putih secukupnya; Jeruk nipis 1 buah; Kapur sirih 2 jari tangan, Peras buah jeruk nipis, kemudian tambahkan Kapur sirih dan Minyak kayu putih kemudian diaduk sampai tercampur, Dioleskan pada punggung dan dada; Untuk nyeri haid dioleskan pada perut.
Nyeri sendi, Akar pepaya 10 potong; Garam 1 sendok makan; Minyak kayu putih 2 sendok makan, Masukkan ramuan tersebut dalam botol sirup, tambahkan arak atau alkohol, tutup rapat. Botol tersebut dijemur di sinar matahari selama 10 hari.
Sumber B2P2TOOT Tawangmangu
Langganan:
Postingan (Atom)



