KASIAT KELADI TIKUS ( Coleus amboinicus Lour.)

Famili : Araceae

Daerah : bira kecil, daun panta susu, ki babi, trenggiling mentik, ileus, kalamoyang.

Asing : Rodent tuber

Sifat Kimiawi : Belum banyak diketahui atau tidak dipublikasikan.




Efek Farmakologis : Hasil penelitian menunjukkan Membunuh / menghambat pertumbuhan sel kanker. Menghilangkan efek buruk chemoterapi Bersifat antivirus dan anti bakteri

Bagian tanaman yang digunakan : Umbi dan seluruh tanaman, daun sampai akar, yang terbaik digunakan segar dalam bentuk juice (sari tanaman) dan langsung diminum sesudah diolah. *Lihat Peringatan*

Cara budidaya : Perbanyakan tanaman dg menggunakan umbi. Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dg cara penyiraman yang cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan terutama pupuk dasar.


Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.
KORENG : Umbi secukupnya di tumbuk halus, tempelkan ke tempat sakit.


FRAMBUSIA : Umbi secukupnya di tumbuk halus, tempelkan ke tempat sakit,

MENETRALISIR RACUN NARKOBA : Umbi sebesar ujung jari di cuci bersih dengan air matang, dikeprek dan di telan. Lakukan beberapa kali sehari. (Cara penggunaan ini berdasarkan informasi lisan dari seorang pemakai)

Kanker: payudara, paru-2, usus besar, rectum, liver, prostat, ginjal, leher rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukemia, empedu dan pankreas.

Tanaman lengkap 3 batang (50 gr.) di rendam setengah jam, di cuci, ditumbuk halus, peras dengan kain, tambahkan 1/2 sendok madu, campur, minum. Lakukan 3 kali sehari. Air perasan harus segera diminum, tidak boleh disimpan.


PERINGATAN


Wanita hamil dilarang minum tanaman obat ini.
Tanaman dihaluskan dengan cara ditumbuk tidak boleh diblender.
Bilamana tangan gatal terkena bubuk ini, cucilah dengan air gula.
Hindarkan mata dari tumbukan bahan ini.
Air sari keladi tikus, harus diminum segera, tidak boleh disimpan.
Tanaman keladi tikus mudah busuk bila basah, jadi harus disimpan dikulkas, dengan cara, tanaman dibungkus dengan kertas dulu, dimasukkan kedalam plastik, simpan di kulkas.
Minum ramuan keladi tikus saat perut kosong, sekurang-kurangnya sejam sebelumnya.
Pasien yang baru operasi, tunggu 2 minggu baru boleh minum ramuan ini.
Pengaruh minum ramuan ini, 2 hari pertama mual, sedikit diare, tinja berwarna hitam dan badan lesu.
Kadang pasien mual dan muntah setelah lama minum ramuan ini, hentikan pemakaian sampai gejala hilang baru minum lagi atau dosis dikurangi.

KASIAT DAUN KELOR

Nama latin: Moringa oliefera Lamk

Nama daerah: Kilor; Celor; Kerol; Kelo; Keloro

Deskripsi tanaman: Tanaman berupa pohon yang tingginya lebih kurang 8 meter. Batang berkayu, bulat, bercabang, berbintik hitam, warna putih kotor. Daun majemuk, panjang 20-60 cm, anak daun bulat telur, tepi rata, ujung berlekuk, tulang menyirip ganjil, warna hijau. Bunga majemuk, bentuk malai, letak di ketiak daun, panjang 10-30 cm, mahkota warna putih. Buah polong, panjang 20-45cm, berisi 15-25 biji, warna cokelat kehitaman.
Habitat: Tumbuh liar di ladang pada daerah cukup air, dengan cahaya matahari penuh pada ketinggian 300-900 m dpl

Bagian tanaman yang digunakan: Akar

Kandungan kimia: Pterigospermin; minyak atsiri; Alkaloid moringin; Moringinin; Minyak lemak

Khasiat: Diuretik; Stimulan; Ekspektoran; Analgesik

Nama simplesia: Moringae Radix


Resep tradisional:

Bengkak dan Beri-beri :
Kulit akar kelor secukupnya; Masoyi secukupnya; Kuncup cengkih secukupnya; Akar pepaya; Air secukupnya, Dipipis hingga berbentuk pasta, Dioleskan pada bagian yang bengkak

Sakit kepala dan Rematik:
Akar kelor secukupnya; Air sedikit, Dipipis hingga berbentuk pasta, Dioleskan pada pelipis dan di belakang telinga. Pada penderita rematik, pasta tersebut dioleskan pada bagian yang terasa nyeri; Diborehkan 3 kali sehari.

Cairan Mengatasi Demam Berdarah

Cairan Mengatasi Demam Berdarah

Selain minyak sereh untuk menangkal bahaya DBD, orang sering memanfaatkan kasiat jambu biji. Maklum banyak orang yang mengaku berhasil terselamatkan dari demam berdarah berkat jus jambu biji.


Tertolongnya pasien DBD berkat jambu biji, bisa jadi bukan karena jambunya, tapi karena cairan jus yang masuk ke tubuh pasien dalam jumlah banyak. Cairan itu, apalagi jika diminum sampai 5 atau 6 gelas sehari, amat dibutuhkan pasien yang kehilangan banyak plasma darah akibat penurunan trombosit.


Cairan apa pun, entah air biasa atau air larutan gula dan garam atau jus buah lain bisa membantu proses penyembuhan pasien demam berdarah jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Minuman dalam kemasan kaleng yang mengandung zat elektrolit juga dianjurkan diberikan pada pasien.


Berikut ini beberapa jenis cairan yang bisa diberikan kepada penderita demam berdarah agar terhindar dari kekurangan cairan:


1. Air Kelapa Muda

Badan Pangan Dunia PBB (FAO - Food & Agriculture Organization) mengakui bahwa khasiat air kelapa muda sebagai penghilang dahaga kaya zat elektrolit alami. Zat elektrolit dan gizinya lebih dari sekadar minuman penghilang dahaga produksi pabrik. Disebutkan dalam situs resmi FAO bahwa air kelapa muda itu alami, lezat, kaya garam, gula, dan vitamin yang dibutuhkan atlet kelas Olimpiade maupun para amatir. Bahkan, badan PBB ini telah mematenkan air kelapa muda yang berkhasiat itu.


Di dalam air kelapa muda terkandung mineral kalium, sodium, klorida, dan magnesium. Zat-zat ini adalah elektrolit yang dibutuhkan tubuh untuk membantu mengatasi ancaman syok pada kondisi kekurangan cairan. Selain kalium, juga mengandung gula, vitamin B dan C dan protein. Komposisi gula dan mineral yang terdapat dalam air ini begitu sempurna, sehingga disebutkan memiliki keseimbangan yang mirip dengan cairan tubuh manusia.


2. Air Heksagonal

Pengobatan tradisional Cina selalu menganjurkan konsumsi air "hidup". Tidak pernah disebutkan maksud "hidup" tersebut. Di Korea, orang yang rajin minum air terjun di pegunungan tetap terjaga kesehatannya, demikian kata Yunjo Chung, MD, dokter dari University of Korea. Air "hidup" mungkin adalah air yang kaya dengan kandungan oksigen seperti air terjun itu.


Korea baru-baru ini berhasil mematenkan teknologi bernama Actimo untuk membuat air "hidup" yang mengandung oksigen dan dijual di seluruh dunia. Menurut mereka, dalam tubuh manusia terdapat dua bentuk senyawa air, pentagonal (segilima) dan heksagonal (segienam).


Pembedaan heksagonal dan pentagonal ini hanya berdasar pada strukturnya. Air pentagonal membentuk rangkaian molekul air dengan ikatan kelompok besar dan tidak stabil. Seperti air putih biasa, air heksagonal ini tidak berasa dan berbau. (baca rubrik Anda Perlu Tahu di SENIOR edisi 290)


3. Jus Buah

Kekurangan cairan karena demam berdarah bisa juga diatasi dengan air jus. Tidak selalu harus jus jambu biji. "Bisa jus pepaya, jeruk, atau jus mangga, asal pasien suka," tutur Dr. Hindra Irawan Satari, Sp.A(K) M.Tro.Pad, seorang dokter spesialis anak.


Kadar air dalam buah berhitung tinggi, yaitu bervariasi antara 65 sampai 92 persen, sehingga bisa menutupi kekurangan cairan akibat merembesnya plasma darah keluar dari pembuluh.


Michael T. Murray, ND, dalam bukunya The Complete Book of Juicing, menulis jus mudah diserap tubuh karena bentuknya yang halus dan cair itu. Zat makanan seperti diketahui diserap usus dalam bentuk jus. Mengonsumsi jus berarti membantu proses pencernaan tubuh dengan mempercepat penyerapan nutrisi kualitas tinggi yang terkandung dalam jus.


4. Jambu Biji

Walau khasiatnya belum teruji secara medis, tidak ada salahnya untuk memberikan jus jambu biji kepada pasien demam berdarah. Sebab, buah eksotis ini mengandung vitamin C yang sangat tinggi.


Vitamin C ini terdapat dalam daging buahnya. Bijinya yang sering tidak dikonsumsi juga mengandung vitaimin C. Disebutkan dalam buku Foods that Heal, Foods that Harm, 90 gram buah jambu biji lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin C pada orang dewasa. Buku itu juga menyebutkan, meski sudah kehilangan hampir 25 persen vitamin karena proses pengolahan, jus jambu biji kemasan kotak masih merupakan sumber vitamin C yang baik.


Berkat kandungan vitamin C dosis tinggi inilah, kekebalan tubuh dalam melawan bakteri akan meningkat. Proses penyembuhan luka pun jadi lebih cepat. Selain itu, tekanan darah juga menjadi lebih baik karena buah ini merupakan sumber potasium yang baik.


Untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal, pilih buah yang baru saja masak dan masih berwarna hijau kekuningan. Bila sudah masak, simpan di lemari es. Jangan lupa cuci dulu sebelum dibuat jus.


5. Alang-Alang

Tanaman liar bernama Latin Imperata cylindrica (L) Beauv ini sudah sering diteliti. Menurut Dr. Setiawan Dalimartha dalam buku Ramuan Tradisional untuk Pengobatan Hepatitis, di luar negeri alang-alang sudah dibuat obat paten.

Penelitian tentang tanaman ini menyebutkan, alang-alang mengandung manitol, glukosa, sakharosa, malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrin, fernenol, simiarenol, anemonin, asam kersik, damar, dan logam alkali. Dilihat dari kandungan-kandungan tersebut, alang-alang bersifat antipiretik (menurunkan panas), diuretik (meluruhkan kemih), hemostatik (menghentikan perdarahan), dan menghilangkan haus.


Pengobatan Cina tradisional menyebutkan, alang-alang memiliki sifat manis dan sejuk. Efek pengobatan tanaman ini memasuki meridian paru-paru, lambung, dan usus kecil. Dengan sifat diuretik yang melancarkan air kencing, alang-alang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit radang ginjal akut.


Sifat diuretik yang mengeluarkan cairan tubuh tak berguna ini bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah yang cenderung tinggi. Sifat hemostatik yang bisa menghentikan perdarahan dapat juga dimanfaatkan untuk mengatasi mimisan dan perdarahan di dalam.


Herbal ini di dalam tubuh akan menyusup ke dalam organ paru-paru, lambung, dan usus kecil. Oleh karena itu, ramuan alang-alang sebaiknya tidak diberikan kepada mereka yang fungsi lambungnya lemah dan sering buang air kecil.


Bagian tanaman alang-alang yang bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional adalah rimpang, baik yang segar maupun yang telah dikeringkan. Bahan alang-alang ini bisa diperoleh di toko obat Cina. Kini bahkan sudah tersedia minuman alang-alang instan yang berkhasiat menghilangkan panas dalam. Minuman instan ini bisa diperoleh di toko jamu atau toko obat Cina.


Cara pemanfaatannya, ambil satu ikat atau gulung akar alang-alang. Cuci dan rebus dalam tiga gelas air hingga tersisa satu gelas. Campur air perasan satu buah jeruk nipis dengan tiga sendok makan air alang-alang tersebut. Pakai seperlunya. Tambahkan pemanis bila ramuan ini ditujukan untuk anak-anak.


6. Angkung

Angkung diyakini bisa membantu menyembuhkan penyakit radang selaput otak, stroke, radang otak, penyakit hati, kejang, dan kekurangan cairan tubuh seperti halnya dalam kasus demam berdarah. Namun, sangat disayangkan harga angkung amat mahal. Harga satu pil angkung mencapai Rp 250 ribu. Angkung ini biasanya dijual dalam kemasan pil di toko obat Cina.


Untuk membelinya harus hati-hati karena di pasaran ditengarai banyak angkung palsu. Ciri-ciri angkung asli antara lain pil terbungkus kertas keemasan setelah dibuka dari kotaknya. Wujud pil angkung mirip jenang atau dodol, lentur tetapi mudah dipatahkan. Ciri lainnya, cepat sekali larut bila diseduh dengan air panas, bahkan dalam waktu kurang dari 1 menit. Ciri keaslian yang mudah dikenali dari kemasan luar adalah label dan tanda hologram produsennya.


Selain harganya yang mahal, manfaat angkung tidak langsung terasa setelah minum satu atau dua butir. “Angkung baru terasa khasiatnya untuk mengatasi penyakit berat setelah diminum secara teratur 6 sampai 8 butir pil setiap hari,” kata Sinse Johanes, yang berpraktik di daerah Kalibesar Timur, Jakarta Barat.


7. Daun Dewa

Tumbuhan daun dewa bisa juga dipergunakan sebagai pengganti angkung. Tanaman ini berbentuk semak. Daun adalah bagian tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat.

Herba ini dikenal kaya dengan berbagai kandungan kimia seperti saponin, minyak asiri, flavonoid, dan tanin. Dengan kandungan kimia tersebut tumbuhan ini bermanfaat sebagai anticoagulant (mencairkan bekuan darah), menghentikan perdarahan, menghilangkan panas, membersihkan racun.

Tumbuhan dewa ini juga telah tersedia di toko obat Cina dalam bentuk kapsul. Harganya relatif lebih murah dibanding angkung.

What is your dreaming? Is it influence with your health?

What is your dream if you’re success? If I success in making money, I am dreaming on having Cadillac Escalade. It is a courageous and luxurious car right? Since birth of the first Escalade in 1999, General Motors provided a luxury Sport Utility Vehicle through their popular Cadillac model. The 2003 Cadillac Escalade came a long way from the basic model, successfully competing against rivals in the German and Japanese SUV market. When considering the purchase of an SUV, you will find three different choices that were introduced in the 2003 Cadillac Escalade. Each model possesses an appeal that usually attracts a certain type of customer. There is the standard Escalade Wagon option, as well as the Escalade EXT Pick Up Truck. One of the more expensive choices is the Escalade ESV, which features a lengthy base.

Look at that picture, there is a good car looking right? Can you imagine if that car completed with appropriate car accessories? Yes, you will stun. With appropriate luxurious Cadillac Escalade accessories, this car will look more luxurious, extravagant, courageous, elegant and also powerful. Today's Cadillac Escalade offers more than just incredible off road ability, as it also is one of the most luxurious full-size SUV's on the market, truly making it unmatched in amenities and ruggedness.

Don’t worry about buying appropriate car accessories for your dreamed Cadillac Escalade. There are lots of online store that sell appropriate accessories for Cadillac Escalade. There is Carid.com for example. There are lots of car accessories stored out there including Cadillac Escalade accessories. It is simple ways in buying car accessories at Carid.com. Just visit their website, looking around and choose what you need.

KEMANGI (Ocimum basilicum L )

KEMANGI (Ocimum basilicum L )

Nama daerah: Kemangi; Kemangen; Surawung

Deskripsi tanaman: Tanaman semak yang tegak dengan bau khas, tinggi mencapai 1,5 meter. Bunganya berbibir berbentuk bulir warna putih dan merah muda. Bijinya bila kena air menggelembung seperti agar-agar.




Habitat: Tumbuh pada dataran rendah sampai ketinggian 1300 m dpl.

Bagian tanaman yang digunakan: Daun

Kandungan kimia: Eugenol; Sineol; Metilkhavikol; Protein; Kalsium

Khasiat: Diaforetikum

Nama simplesia: Ocimume Folium

Resep tradisional:

Perut kembung :
Daun kemangi secukupnya, Dicuci bersih, Dimakan sebagai lalapan

KEMBANG BUGANG (Clerodendrum calamitosum L. ) dapat menghancurkan batu ginjal

KEMBANG BUGANG (Clerodendrum calamitosum L. )

Famili : Verbenaceae

Daerah : Melayu : kayu gambir , Sunda : kembang bugang

Asing :

Sifat Kimiawi : Tumbuhan ini kaya kandungan kimia, yang sudah diketahui antara lain saponin, flavonoida, polifenol, alkaloid dan kalium.


Efek Farmakologis : Tanaman ini memiliki sifat: menghentikan pendarahan, penghancur batu ginjal.

Bagian tanaman yang digunakan : Daun dan akar.

Budi Daya : Perbanyakan tanaman dg menggunakan biji atau stek batang. Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dgn cara penyiraman yg cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan terutama pupuk dasar.

Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.

DEMAM : Daun segar 10 g di cuci lalu di rebus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin di saring, minum sekaligus.

WASIR : Daun 9 lembar dicuci bersih dan di potong‑potong seperlunya, rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin di saring, minum dengan madu seperlunva.

DIGIGIT ULAR. : Sepotong akar sebesar ibu jari di cuci bersih dan di bilas dengan air matang, lalu di kunyah, airnva di telan, ampasnya di letakkan pada luka gigitan.

KENCING BATU : Daun 8 lembar dicuci lalu di potong‑potong seperlunva, rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 1/4gelas. Setelah dingin di saring, minum dengan madu seperlunya. Sehari 3 kali 3/4 gelas.

KENCING NANAH : Daun kembang bugang 6 lembar , daun pegagan 10 lembar, daun picisan 20 lembar, daun jintan 25 lembar, daun meniran 12 sirip, daun murbei 9 lembardaun sendok 8 lembar, daun kumis kucing 50 lembar, daun bengang 8 lembar, gula enau 3 jari, dicuci dan di potong ‑ potong seperlunya. Rebus dengan 4 gelas air bersih sampai airnya tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum. Sehari 3 x 3/4 gelas.

Ayan, gangguan fungsi hati dapat diatasi dengan KEMBANG COKLAT ( Zephyranthes candida Herb.)

KEMBANG COKLAT ( Zephyranthes candida Herb.)

Famili : Amaryllidaceae.

Daerah :

Asing : Zhong Lan (Cina)

Sifat Kimiawi : Tumbuhan ini kaya kandungan kimia, yang sudah diketahui antara lain Lycorine, Tazettin, Haemanthidne, Nerinine



Efek Farmakologis :

Tanaman ini memiliki sifat: Rasa agak manis, penurun panas.

Bagian tanaman yang digunakan : Daun, biji, batang dan akar.

Budi Daya : Perbanyakan tanaman dengan menggunakan umbi atau anakan (bisa juga biji). Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dengan cara penyiraman yang cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan terutama pupuk dasar.

Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.

GANGGUAN FUNGSI HATI TERUTAMA UNTUK GEJALA HEPATITIS TAHAP AWAL : 10 gram tanaman di rebus, minum.

AYAN / EPILEPSY : 10 gram herba tambah gula batu, di rebus, minum.

KEJANG PADA ANAK : Daun segar 10 ‑ 15 gr. tambah gula batu, di rebus, minum dan atau Herba 10 ‑ 15 gram tambah garam, di lumatkan, untuk ditempelkan pada pelipis.

KEMBANG TELENG (Clitoria ternatea L.,)

KEMBANG TELENG (Clitoria ternatea L.,)

KLASIFIKASI - Kembang Telang biasa disebut Clitoria ternatea L., termasuk famili tumbuhan Papilionaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah Bunga biru, Kembang teleng, bunga talang atau bisi.


SIFAT KIMIAWI - Memiliki berbagai kandungan kimia, yang sudah diketahui a.l : Saponin, flavonoid, alkoloid, ca-oksalat dan sulfur, khusus daunnya : kaemferol 3-glucoside serta triterpenoid. bunganya mengandung delphinidin 3.3′.5′ serta triglucoside, fenol. Akarnya beracun.

EFEK FARMAKOLOGIS
Akar : Toksik (beracun), laxative (pencahar), diuretik, perangsang muntah, pembersih darah.
Daun : Mempercepat pematangan bisul
Biji : Obat Cacing, pencahar ringan

BAGIAN TANAMAN YANG BERGUNA - Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan seluruh tanaman.

Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.
1. Abses, bisul :
- Bunga berwarna biru ditumbuk halus, ditambahkan gula jawa secukupnya dipakai menutup bisul/abses.
- Minum air godokan kembang telang putih untuk pencuci darah.
- Setengah genggam daun kembang telang dicuci bersih lalu digiling halus dan tambahkan garam secukupnya untuk ditaruh di bisul.

2. Radang mata merah : Rendam bungaberwarna biru sampai airnya biru dan gunakan sebagai pencuci mata.

3. Busung perut, pembesaran organ perut : Ekstrak akar 5 - 10 gram dalam alkohol.

4. Sakit Telinga : Daun dicuci bersih lalu dilumatkan, air perasannya ditambah garam, hangat-hangat dioleskan kesekitar telinga yang sakit

5. Menghilangkan dahak pada bronchitis kronis : minum godokan akar.

6. Demam: akar kering 0.3 gram, direbus dengan 4 gelas air sampai menjadi 2 gelas, dinginkan lalu saring dan minum 2 x 1 gelas.

7. Iritasi kandung kemih dan saluran kencing : aturannya sama dengan no 6.

BUDI DAYA - Perbanyak tanaman dengan biji. Biji disemai kemudian tanaman muda dipindahkan ketempat penanaman. Pemeliharaan tanaman ini mudah, seperti tanaman lain dibutuhkan cukup air dengan penyiraman atau dengan menjaga kelembabab tanah. Disamping itu juga dibutuhkan pemupukan terutama pupuk dasar.

Ramuan KEMUNING (Murraya paniculata (L.)JACK ) untuk keputihan dan menguruskan badan



KEMUNING (Murraya paniculata (L.)JACK )

Nama daerah: Kamuning; Kamuri; Kamoni; Kamone; Kemuning; Kajeri

Deskripsi tanaman: Tanaman berupa pohon, tinggi 3-7 m. Batang berkayu, beralur, warna kecokelatan kotor.
Daun majemuk, anak daun 4-7, permukaan licin, bentuk corong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, warna hijau. Bunga majemuk, bentuk tandan, panjang mahkota 6-27 mm, lebar 4-10 mm, warna putih. Buah buni, diameter lebih kurang 1 cm, buah muda berwarna hijau setelah tua merah.

Habitat: Tumbuh liar di ladang pada daerah lembab dengan cahaya cukup di dataran dari 950 m dpl.

Bagian tanaman yang digunakan: Daun

Kandungan kimia: Glukosida murayin; Minyak atsiri; Kadinena

Khasiat: Analgesik; Diuretik; Stomakik

Nama simplesia: Murrayae Folium

Resep tradisional: 

Haid tidak teratur:

Daun kemuning 3 g; Daun pacar kuku 3 g; Rimpang temu lawak 4 g; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml

Menguruskan badan:

Daun kemuning 1 genggam; Daun pace 1 genggam; Bangle 1/2 jari kelingking; Air secukupnya, Dipipis, Diulang selama 7 hari; untuk pemeliharaan diminum 2 kali seminggu; tiap kali minum 1/4 cangkir

Keputihan:

Daun kemuning 3 g; Daun pacar kuku 3 g; Herba tapak liman 2 g; Rimpang temu kunci 2 g; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml

Reumatik, Daun kemuning 3 g; Akar tembelekan 6g; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml

KESUMBA ( Bixa orellana L. ) atasi masuk angin dan demam


KESUMBA ( Bixa orellana L. )

Nama daerah: Kasumbo; Kasumba; Kasumba keling; Kasombha; Kasupa

Deskripsi tanaman: Tumbuhan perdu, tinggi 2-9 m, mempunyai daun tunggal bertangkai panjang, bentuknya bulat telur, ujung runcing, pangkal rata kadang berbentuk jantung, tepi rata, panjang 8-20 cm, lebar 5-12 cm, dan warna hijau berbintik merah.
Bunga tumbuhan ini berwarna merah muda atau putih, diameter 4-6 cm. Buahnya seperti buah rambutan, tertutup rambut sikat berwarna merah tua atau hijau, pipih, panjang 2-4 cm dan berisi banyak biji kecil berwarna merah tua

Habitat: Tumbuh liar di ladang dengan cahaya yang cukup pada dataran rendah hingga 1200 m dpl

Bagian tanaman yang digunakan :  Daun

Kandungan kimia: Tannin; Kalsium oksalat; Saponin; Lemak; Glukosida; Damar

Khasiat: Diuretik; Antipiretik

Nama simplesia: Bixi Folium

Resep tradisional: 

Masuk angin :
Daun kesumba 15g; Gula jawa 30 g; Air 500 ml, Direbus selama mendidih selama 15 menit, Diminum pagi dan sore

Demam :
Daun kesumba 10 g; Air 400 ml, Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Diminum 3-4 kali sehari
KETAPANG (Terminalia cattapa L.)

KETAPANG (Terminalia cattapa L.)

KETAPANG (Terminalia cattapa L.)

Nama daerah: Katapang; Ketapa; Gentapang; Hatapang; Lahafang; Katafa; Ketapas

Deskripsi tanaman: Tumbuhan berbatang besar, tingginya sampai 20 m lebih, Daunnya selebar tangan, berbentuk bulat telur, dan dua kali setahun, daunnya runtuh. Bunganya tidak berwarna tetapi harum baunya

Habitat: Tumbuh di hutan dan di tepi pantai sampai ketinggian 800 m dpl

Bagian tanaman yang digunakan: Biji ; Kulit kayu ; Daun

Kandungan kimia: Minyak lemak; Tanin; Saponin

Khasiat: Laksatif; Diuretik; Diaforetik

Nama simplesia: Terminaliae Semen

Resep tradisional:

Pelancar ASI dan Pencahar:

Biji ketapang (serbuk)3 biji; Tepung garut 2 sendok makan; Gula aren secukupnya; Air secukupnya, Dibubur, Dimakan seperti makan bubur.


KETEPENG (Cassia alata L. ) untuk menyembuhkan herpes


KETEPENG (Cassia alata L. )

Nama daerah: Ketepeng China; Ketepeng badak; Daun kupang; Daun kurapa; Kupang-kupang; Ki manita

Deskripsi tanaman: Tanaman perdu, tinggi 1-5 meter. Daun menyirip genap, poros daun tanpa kelenjar, daun penumpu lama tetap tinggal dengan pangkal lebar dan ujung meruncing seperti kulit merah cokelat, panjang 6-9 mm. anak daun 8-24 pasang, sepasang yang terbawah langsung terletak diatas pangkal tangkai daun hampir memeluk ranting.
Ukuran anak daun 3,5-15 cm kali 2,5-9 cm. Tandan bunga tidak bercabang, tangkai bunga 10-20 cm. Daun pelindung pendek dan rontok sebelum mekar, warna jingga ukuran 3×2 cm. Kelopak berbagi 5. Daun mahkota kuning cerah. Buah polong yang gepeng, bersayap pada kedua sisinya, memecah bila telah masak dan bijinya dapat 50-70 butir.

Habitat: 1-1400 m dpl.

Bagian tanaman yang digunakan : Daun

Kandungan kimia: Glikosida anthrakinon; Resin; Asam krisofanat; Zat samak; Aloe emodin

Khasiat: Laksatif; Parasitisida

Nama simplesia: Cassiae alatae Folium

Resep tradisional: 

Kapalan dan Herpes

Daun ketepeng China muda 7 helai; Akar kelembak 1 jari tangan; Buah asam sedikit; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml.  

Kurap dan Panu :
Daun ketepeng Cina secukupnya; Kapur sirih atau Tawas sedikit; Air sedikit, Dipipis hingga berbentuk pasta, Dioleskan pada bagian kulit yang sakit.

Ramuan herbal Ki tolod (Isotoma longiflora (L.)Presl ) untuk kanker asma dan penyakit lain


KI TOLOD (Isotoma longiflora (L.)Presl )

Famili :  Campanulaceae.
Daerah :  Ki tolod, daun tolod (Sunda), Kendali, sangkobak (Jawa);
Asing :  Ster van Bethlehem karena mahkota bunganya berbentuk bintang.

Sifat Kimiawi :  Tumbuhan  ini kaya kandungan kimia yang sudah diketahui a.l. Senyawa alkaloid yaitu lobelin, lobelamin dan isotomin. Daunnya mengandung alkoloid, saponin, flavonoid dan poliferol. PERHATIAN - tanaman ini beracun, untuk setiap kali minum tidak boleh lebih dari 3 lembar daun.

Efek Farmakologis : Getahnya beracun, anti radang, anti neoplastik, anti inflamasi (anti peradangan), analgesik (penghilang nyeri) dan hemostatik (menghentikan perdarahan).

Tanaman yang berasal dari Hindia Barat ini tumbuh liar di pinggir saluran air atau sungai, pematang sawah, sekitar pagar dan tempat-tempat lainnya yang lembab dan terbuka. Ki tolod dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 1.100 m dpl. Terna tegak, tinggi mencapai 60 cm, bercabang dari pangkalnya, bergetah putih yang rasanya tajam dan mengandung racun. Daun tunggal, duduk, bentuknya lanset, permukaan kasar, ujung runcing, pangkal menyempit, tepi melekuk ke dalam, bergigi sampai melekuk menyirip. Panjang daun 5-17 cm, lebar 2-3 cm, warnanya hijau. Bunganya tegak, tunggal, keluar dari ketiak daun, bertangkai panjang, mahkota berbentuk bintang berwarna putih. Buahnya berupa buah kotak berbentuk lonceng, merunduk, merekah menjadi dua ruang, berbiji banyak. Perbanyakan dengan biji, stek batang atau anakan.

Bagian tanaman yang digunakan : Daun, bunga dan seluruh tanaman.
Cara budidaya :    Perbanyakan tanaman dengan menggunakan biji. Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dengan cara penyiraman yang  cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan terutama pupuk dasar.

Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.
1. SAKIT GIGI : Dua lembar daun dicuci bersih lalu ditumbuk halus, taruh pada lubang gigi yang sakit.
2. ASMA, BRONCHITIS, RADANG TENGGOROKAN : Tiga lembar daun dicuci bersih lalu direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin di saring lalu di minum. Lakukan 2 kali sehari, pagi dan sore
3. LUKA : Daun secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk sampai halus, tempelkan pada luka lalu di balut dengan kain bersih.  Ganti 2 3 kali sehari.
4. OBAT KANKER : Daun 3 lembar berikut batangnya, di rebus dengan 5 gelas air hingga menjadi 1 – 2  gelas dengan api kecil. Air rebusan di minum beberapa kali hingga habis dalam sehari
5. KATARAK : 1 lembar daun yang sudah bersih ditambah 5 sendok makan air bersihkemudian tulang daun ditekan tekan dengan sendok. Daunnya dibuang, airnya 3-5 tetes diteteskan kemata, didiamkan sejenak, kototan mata dibuang kemudian mata dicuci dengan air rebusan daun sirih.

Ramuan Ki tajam (Clinacanthus nutans Lindau ) untuk mengatasi susah kencing & kencing manis


KI TAJAM  (Clinacanthus nutans Lindau )

Famili : Acanthaceae

Daerah :  Sunda : Ki Tajam, Jawa : Dandang Gendis, Jawa Tengah : Gendis

Asing :  

Sifat Kimiawi :   Tumbuhan ini kaya dengan kandungan kimia, yang sudah diketahui a. l. saponin, polifenol

Efek Farmakologis : Tanaman ini memiliki sifat Mengefektifkan fungsi kelenjar tubuh, Meningkatkan sirkulasi Diuretic, anti demam, anti diare

Bagian tanaman yang digunakan :  Daun Segar

Budi Daya : Perbanyakan tanaman dg menggunakan  stek batang. Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dg cara penyiraman yg cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan terutama pupuk dasar. Perlu cukup matahari.

Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.

SUSAH KENCING : Daun segar 15 gram, direbus dengan air 1 gelas selama 15 menit, dinginkan kemudian disaring. minum sekaligus.

DISENTRI : Daun segar segenggam direbus dengan 5 gelas air jadi 3 gelas, minum 3 x 1 gelas

KENCING MANIS : Daun segar 7 lembar ( sakit ringan / gejala awal) atau 21 lembar (sakit  berat ) di rebus dengan air 2 gelas  sampai tinggal satu gelas, dinginkan, minum dua kali sehari.

Catatan :  Resep untuk Kencing manis  tidak tercatat dalam literatur tetapi biasa digunakan di Jawa. Efek abortivurn tanaman ini belum diketahui oleh karena itu wanita hamil sebaiknya tidak menggunakan obat ini.

Gangguan keputihan ? minum ramuan KI SAAT (Valeriana officinalis L.)


KI SAAT ( Valeriana officinalis L.)

Famili : Valerianaceae.

Daerah :  Jawa : valerian , Sunda : kisaat

Asing :  

 Sifat Kimiawi : Tumbuhan ini memiliki kandungan kimia yang sudah diketahui antara lain è Minyak atsiri yang berisi ester borneol (campuran asam valerianat, butirat, asetat dan formiat), terpen, dipenten, terpineol dan bonilalkohol. Alkaloidaalkaloida katinina dan valerianina, Zat penvamak, lemak dan abu. 

Efek Farmakologis :  Tanaman ini memiliki sifat è Rasa agak pedas, agak pahit dan hangat. Akar bersifat penenang.

Bagian tanaman yang digunakan :  Akar dan daun
Budi daya :  Perbanyakan tanaman dengan  menggunakan anakan. Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dg cara penyiraman yg cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan terutama pupuk dasar.

Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.

KEPUTIHAN Daun setengah genggam di rebus dengan 4 gelas air menjadi    2 gelas, saring, minum 2 kali sehari.

GELISAH :Akar sedikit di tumbuk, tambahkan air minum saring, minum
Resep tradisional KOLA untukmenyembuhkan migrain

Resep tradisional KOLA untukmenyembuhkan migrain


KOLA

Nama latin: Cola Sp
Nama daerah: Kola; Khole; Kolaan
Deskripsi tanaman: tanaman berupa pohon, tinggi lebih kurang 20 meter. Batang bulat, berkayu, keras, permukaan kasar, warna hijau kecokletan. Daun tunggal, tersebar, bertangkai, bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, panjang 7-19 cm, lebar 2-6 cm, pertulangan menyirip, warna hijau. Bunga majemuk, bentuk malai, mahkota bentuk bintang, bertaju lima, warna kuning keputihan. Buah kotak, bulat memanjang, panjang 8-15 cm, diameter 5-9 cm, warna hijau

Habitat: Tumbuh liar di perkebunan yang cukup lembab pada dataran tinggi 700-1100 m dpl

Bagian tanaman yang digunakan: Biji

Kandungan kimia: Alkaloid kafenia; Teobromina; Teofilina; Kolanina; Kolatanin; Kola; Katekol; Kolatin; Kolatein; Merah kola; Minyak lemak; Zat pati; Gula

Khasiat: Stimulan; Antidepresif; Diuretik; Kardiotonik

Nama simplesia: Colae Semen
Resep tradisional: 
 
Penyegar badan dan Migrain :
Biji kola 5 g; Buah cabai jawa 3 g; Rimpang lempuyang 3 g; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml